PROFIL

Detail Peminatan

Peminatan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Kamis, 24 Februari 2022 04:51 WIB
|   -

PEMINATAN DI SMAN RAIMANUK

Oleh : Fritz Zufri

Kurikulum SMA/MA dirancang untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik belajar berdasarkan minat mereka. Struktur kurikulum memperkenankan peserta didik melakukan pilihan dalam bentuk pilihan Kelompok Peminatan, pilihan Lintas Minat, dan/atau pilihan Pendalaman Minat.

Sejak kelas X peserta didik sudah harus memilih kelompok peminatan. Pemilihan peminatan berdasarkan nilai rapor, nilai Ujian Sekolah,rekomendasi guru BK di SMP/MTs serta hasil tes penempatan (placement test) dan hasil wawancara peminatan, bakat dan prestasi oleh psikolog/rekomendasi guru BK di SMA/MA ketika mendaftar baik untuk peserta didik baru maupun peserta didik pindahan.

Pada akhir minggu ketiga semester pertama peserta didik masih mungkin mengubah pilihan peminatannya berdasarkan rekomendasi para guru dan ketersediaan tempat duduk.  

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 36 tahun 2018, SMA Negeri Raimanuk memiliki 2 (dua) pilihan peminatan, yaitu Peminatan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIA) dan Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Kedua peminatan tersebut bertujuan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan tiga kompetensinya, yakni sikap, pengetahuan dan keterampilannya dalam sekelompok mata pelajaran keilmuan.

  1. Ketentuan Peminatan

Setiap siswa wajib mengikuti mengikuti ketentuan sebagai berikut

  1. Menempuh kelompok mata pelajaran wajib A (Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, Sejarah Indonesia, dan Bahasa Inggris) dan wajib B (Seni Budaya, Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan, Prakarya dan Kewirausahaan serta terintegrasi dengan Muatan Lokal) dengan durasi waktu 24 jam/minggu.

Kelompok Mata Pelajaran Wajib merupakan bagian dari kurikulum pendidikan menengah yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bangsa, bahasa, sikap sebagai bangsa, dan kemampuan penting untuk mengembangkan logika dan kehidupan pribadi peserta didik, masyarakat dan bangsa, pengenalan lingkungan fisik dan alam, kebugaran jasmani, serta seni budaya daerah dan nasional.

 

  1. Memilih dan menempuh pembelajaran peminatan, kelompok mata pelajaran C yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan, yakni  Peminatan MIA (Matematika, Biologi, Fisika dan Kimia) dan Peminatan IPS (Sejarah, Geografi, Sosiologi dan Ekonomi) dengan durasi 12 – 16 jam/minggu.  Kelompok mata pelajaran peminatan bertujuan (1) untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik mengembangkan minatnya dalam sekelompok mata pelajaran sesuai dengan minat keilmuannya di perguruan tinggi, dan (2) untuk mengembangkan minatnya terhadap suatu disiplin ilmu atau keterampilan tertentu.
     
  2. Memilih dan menempuh pembelajaran Lintas Minat dan/atau Pendalaman Minat (Biologi, Akuntansi, dan Perpajakan untuk IPS, Geografi, Astronomi, dan Kebumian untuk MIA) dengan durasi waktu 2 jam/minggu

 

  1. Wajib mengikuti Pendidikan Penguatan Karakter yang sebagai bentuk kepedulian sekolah terhadap berbagai masalah sosial yang tidak tercantum dalam struktur kelompok mata pelajaran, seperti Pendidikan Anti Korupsi, Pendidikan Anti Penyalahgunaan Narkotika dan Obat Terlarang, Pendidikan Anti Perdagangan Manusia (Human Trafficking), Komunikasi Informasi dan Edukasi Generasi Berencana (KIE-GenRe) dan Keterampilan Komputer & Pengelolaan Informasi (KKPI). Alokasi waktu untuk kegiatan PPK bersifat fleksibel disesuaikan dengan program sekolah seperti mengisi kegiatan Tengah Semester, Akhir Semester, Hari Anti Korupsi, Hari Pendidikan Nasional) serta dapat diintegrasikan dalam kegiatan ekstrakurikuler.
  1. Struktur Kurikulum

Struktur kurikulum menggambarkan konseptualisasi konten kurikulum dalam bentuk mata pelajaran, posisi konten/mata pelajaran dalam kurikulum, distribusi konten/mata pelajaran dalam semester atau tahun, beban belajar untuk mata pelajaran dan beban belajar per minggu untuk setiap siswa.

Struktur kurikulum adalah juga merupakan aplikasi konsep pengorganisasian konten dalam sistem belajar. Pengorganisasian konten dalam sistem belajar yang digunakan adalah sistem semester sedangkan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran berdasarkan jam pelajaran per semester. Mata pelajaran yang harus diambil dalam kelompok A dan B maupun pilihan kelompok C bersifat akademik yang dapat dipadukan dengan vokasi.

Kelompok mata pelajaran wajib yaitu kelompok A dan kelompok B. Kelompok A dan C adalah mata pelajaran yang memberikan orientasi kompetensi lebih kepada aspek kognitif dan afektif sedangkan kelompok B adalah mata pelajaran yang lebih menekankan pada aspek afektif dan psikomotor.

Kelompok mata pelajaran Lintas Minat dapat diambil peserta didik di luar kelompok mata pelajaran peminatan yang dipilihnya tetapi masih dalam kelompok peminatan lainnya. Misalnya, kelompok peminatan MIA memilih salah satu mata pelajaran dari kelompok peminatan IPS dan demikian sebaliknya.

Kelompok mata pelajaran pendalaman minat bersifat opsional sesuai kebutuhan dimaksudkan untuk mempersiapkan diri mengikuti berbagai ajang kompetisi seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan/atau mempersiapkan diri ke  Perguruan Tinggi.

  1. Beban Belajar

Dalam struktur kurikulum SMA Negeri Raimanuk ada penambahan jam belajar per minggu sebesar 4-6 jam sehingga untuk kelas X bertambah dari 38 jam menjadi 42 jam belajar, dan untuk kelas XI dan XII bertambah dari 38 jam menjadi 44 jam belajar. Lama belajar untuk setiap jam belajar adalah 45 menit.


Dengan adanya tambahan jam belajar ini dan pengurangan jumlah Kompetensi Dasar, guru memiliki keleluasaan waktu untuk mengembangkan proses pembelajaran yang berorientasi siswa aktif belajar. Proses pembelajaran siswa aktif memerlukan waktu yang lebih panjang dari proses pembelajaran penyampaian informasi karena peserta didik perlu latihan untuk melakukan mengamati, menanya, mengasosiasi, dan berkomunikasi.

Proses pembelajaran yang dikembangkan guru menghendaki kesabaran dalam menunggu respon peserta didik karena mereka belum terbiasa. Selain itu bertambahnya jam belajar memungkinkan guru melakukan penilaian proses dan hasil belajar.

 

Jadikan hari ini luar biasa !

With God All Things are Possible


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini